Apapun yang akan terjadi saya akan tetap meracau, karena memang itu sebuah sikap yang sangat alamiah dari saya, meracau tentang berbagai macam hal, paling tidak ini bisa membuat otak saya tetap bekerja. Memang banyak kesalahan, karena itu disebut racauan, lagipula kebenaran itu hanya bisa ditemukan di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia saja, dan mungkin juga ditemukan di kamus Bahasa Indonesia-Inggris.
Kebenaran pun hanya ada dalam diri saya, ya saya. Karena yang ada dalam fikiran kalian itu salah. kenapa? ya karena itu tidak ada dalam fikiran saya.
Saya belajar untuk tidak percaya apapun, karena itu baik, kembali lagi itu pernyataan saya. kenapa saya bilang seperti itu? karna itu ada di dalam fikiran saya. Kalau menurut anda itu salah, silahkan, berarti itu tidak ada di dalam fikiran anda, lagipula in hanya racauan. racauan itu tidak pernah benar, walaupun menurut saya racauan tidak pernah salah.
banyak hal yang bergelimpangan kesana kemari tanpa ada penjelasan lebih lanjut dalam paragraf-paragraf yang saya tulis di atas, ya karena itulah saya menyebut ini sebagai racauan, saya tidak punya keharusan untuk menjelaskan apa yang saya racaukan. Mungkin suatu saat akan timbul harsat untuk menjelaskan apa yang saya telah saya racauan, tapi tentu saja dengan sebuah racauan.
Mari meracau :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar